Kutai Kartanegara, Kaltimnow.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyiapkan stimulus pendanaan sekitar Rp100 juta untuk mendukung pengembangan komunitas ekonomi kreatif melalui Program Stimulus Komunitas Kreatif.
Program yang menjadi bagian dari Kukar Idaman Terbaik tersebut diarahkan untuk memperkuat aktivitas komunitas sekaligus mendorong lahirnya berbagai kegiatan kreatif di sejumlah kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan pemerintah daerah berupaya memberikan ruang dan dukungan bagi komunitas yang aktif mengembangkan kegiatan kreatif di masyarakat.
Menurutnya, bantuan tidak dapat diberikan kepada seluruh komunitas secara bersamaan. Penyalurannya akan mempertimbangkan kebutuhan, skala kegiatan, serta hasil seleksi dan kurasi sesuai kemampuan anggaran.
“Melalui program ini, kami berupaya memfasilitasi kegiatan komunitas agar potensi kreatif masyarakat dapat terus berkembang,” ujarnya.
Selain melalui stimulus pendanaan, Dispar Kukar juga mendorong kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, perbankan, hingga pihak swasta.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperbanyak agenda kreatif agar dapat berlangsung sepanjang tahun. Dengan begitu, komunitas memiliki kesempatan lebih luas untuk menampilkan karya, membangun jejaring, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif.
Awang mencontohkan salah satu agenda yang direncanakan berlangsung pada November 2026, yakni kegiatan olahraga lari atau fun run di kawasan Pulau Kumala.
Kegiatan tersebut melibatkan Perusahaan Daerah (Perusda) MGRM dan pihak perbankan. Selain menjadi agenda olahraga, kegiatan ini diharapkan dapat membantu menghidupkan kembali kawasan wisata Pulau Kumala.
Upaya mengembangkan Pulau Kumala juga dilakukan melalui penyelesaian pembangunan fasilitas waterpark. Awang menyebut masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu dituntaskan, di antaranya pengamanan kolam dan penataan lanskap.
Penyelesaian fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung operasional kawasan wisata sekaligus meningkatkan daya tarik Pulau Kumala bagi wisatawan.
Peningkatan kunjungan nantinya diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang suvenir, hingga penyedia jasa penyewaan sepeda dan kendaraan wisata.
Awang menambahkan, pemerintah daerah berharap dukungan terhadap komunitas kreatif dapat terus diperluas pada tahun mendatang. Bupati Kukar juga telah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperbanyak kegiatan kreatif di daerah.
Melalui program tersebut, Pemkab Kukar menargetkan agenda komunitas dan event daerah semakin beragam. Tidak hanya menjadi wadah ekspresi dan kreativitas masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata serta meningkatkan perekonomian pelaku usaha lokal. (adv/prokomkukar/ant)








