Kutai Kartanegara, Kaltimnow.id – Desa Kerta Buana yang berlokasi di wilayah Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), menegaskan komitmennya untuk menjadikan pengembangan sektor pertanian sebagai prioritas utama pada tahun 2024.
Dengan mayoritas penduduk desa yang berprofesi sebagai petani, pembangunan infrastruktur penunjang pertanian menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Adi Basuki, mengungkapkan bahwa desa tersebut memiliki sekitar 396 sawah produktif, yang belum termasuk lahan perkebunan. Untuk itu, pengembangan sistem pengairan sawah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian.
Basuki menekankan pentingnya kerjasama sinergis antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Kukar, terutama melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), sebagai kunci keberhasilan dalam pembangunan desa.
“Dalam tahun 2024, beberapa program sudah disiapkan, termasuk semenisasi jalan usaha tani sepanjang 5 kilometer. Tahun lalu kami berhasil menyelesaikan hampir 11 kilometer jalan tani,” ujar Basuki, pada Rabu (15/05/2024).
Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah sistem pengairan sawah yang masih bergantung pada air hujan. Namun, Basuki memiliki rencana untuk mengatasi hal ini dengan pembuatan tiga embung dan bantuan empat pompa air pada tahun ini.
“Program yang belum maksimal di tahun 2023 akan ditingkatkan tahun 2024, termasuk normalisasi irigasi,” tambahnya.
Dalam harapannya, embung-embung tersebut akan berfungsi dengan baik, memanfaatkan kolam-kolam bekas tambang, sehingga para petani dapat terbantu terutama saat musim kemarau tiba.
Dengan demikian, Desa Kerta Buana bertekad untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani dan memajukan sektor pertanian di wilayah tersebut. (adv/diskominfokukar/rob)