Kutai Timur, Kaltimnow.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur strategis. Komitmen tersebut diwujudkan lewat peresmian Jembatan Sungai Nibung di Desa Pelawan, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (24/02/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Rudy Mas’ud, Gubernur Kalimantan Timur yang akrab disapa Harum. Jembatan ini menjadi penghubung utama antara Desa Kandungan Jaya di Kecamatan Kaubun dengan Kecamatan Karangan, sekaligus membuka akses penting di kawasan utara Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun fisik semata, tetapi menjadi sarana yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Infrastruktur seperti jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi penghubung kehidupan masyarakat. Dengan akses yang lebih mudah, distribusi barang dan jasa semakin lancar, biaya transportasi menurun, dan peluang ekonomi warga meningkat,” ujarnya.
Jembatan Sungai Nibung memiliki panjang sekitar 390 meter. Untuk menunjang konektivitas, pemerintah juga membangun jalan akses Jembatan Sungai Nibung 1 sepanjang 135 meter serta jalan akses Jembatan Sungai Nibung 2 sepanjang 500 meter.
Sebelum jembatan ini dibangun, masyarakat harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan terbatas, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut kerap menghambat mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian.
Dengan beroperasinya jembatan tersebut, waktu tempuh antarwilayah kini dapat dipangkas secara signifikan sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih efisien.
Kehadiran jembatan ini juga diharapkan memberi dampak langsung terhadap sektor pertanian, perdagangan, serta mobilitas pelajar dan tenaga kesehatan.
Warga setempat menyambut baik peresmian tersebut karena dinilai mempermudah akses menuju pusat kecamatan dan kabupaten, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha lokal.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil dan wilayah perbatasan guna memastikan pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (dot)






