Yerusalem, Kaltimnow.id – Dua warga Israel didakwa menggunakan informasi militer rahasia untuk memasang taruhan terkait operasi militer di masa depan. Otoritas Israel menyebut tindakan tersebut sebagai “pelanggaran keamanan serius” yang berisiko terhadap kepentingan negara.
Dalam pernyataan bersama, Kementerian Pertahanan Israel, Shin Bet, dan Kepolisian Israel mengungkapkan bahwa seorang warga sipil dan seorang anggota cadangan militer diduga memasang taruhan di pasar prediksi berbasis Amerika Serikat, Polymarket.
Keduanya diduga memanfaatkan informasi yang diakses oleh anggota cadangan tersebut terkait rencana operasi militer, lalu menggunakannya untuk bertaruh mengenai kemungkinan peristiwa yang akan terjadi.
Dakwaan dan Proses Hukum
Kantor Kejaksaan Agung Israel memutuskan untuk mengajukan dakwaan setelah penyelidikan bersama yang melibatkan kepolisian, intelijen militer, dan badan keamanan lainnya. Penyelidikan tersebut disebut menghasilkan sejumlah penangkapan.
Mengutip laporan Al Arabiya yang bersumber dari The Associated Press (13/2), kedua terdakwa menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk penyuapan dan penghalangan proses hukum.
Pihak berwenang tidak merinci identitas kedua individu maupun jabatan anggota cadangan tersebut. Namun, mereka menegaskan bahwa tindakan itu menimbulkan “risiko keamanan nyata” bagi militer dan negara Israel.
Kedua terdakwa akan tetap ditahan hingga proses hukum selesai, menurut pernyataan resmi Kantor Kejaksaan.
Taruhan Jelang Konflik
Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, melaporkan bahwa taruhan dilakukan pada Juni, menjelang konflik Israel dengan Iran tahun lalu. Pemenang disebut memperoleh keuntungan sekitar 150.000 dolar AS.
Militer dan dinas keamanan Israel menegaskan akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti menyalahgunakan informasi rahasia.
“Militer dan dinas keamanan Israel memandang tindakan yang dikaitkan dengan para terdakwa dengan sangat serius dan akan bertindak tegas untuk menggagalkan dan membawa ke pengadilan siapa pun yang terlibat dalam aktivitas penggunaan informasi rahasia secara ilegal,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Sorotan pada Pasar Prediksi
Pasar prediksi seperti Polymarket memungkinkan pengguna bertaruh pada hasil suatu peristiwa melalui kontrak “ya atau tidak”. Harga kontrak mencerminkan ekspektasi pasar terhadap probabilitas terjadinya peristiwa tertentu.
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan pasar prediksi meningkat signifikan. Di Amerika Serikat, aktivitas ini diklasifikasikan berbeda dari perjudian tradisional, sehingga memunculkan perdebatan terkait transparansi, regulasi, dan potensi risiko penyalahgunaan informasi.
Kasus ini menambah sorotan terhadap keamanan data dan potensi penyalahgunaan informasi sensitif dalam era perdagangan digital lintas negara. (ant)











