Balikpapan, Kaltimnow.id – PT Pegadaian menghadirkan inovasi layanan investasi emas melalui jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Emas yang memungkinkan nasabah mencetak dan mengambil emas fisik secara praktis. Peluncuran fasilitas ini menjadi bagian dari perayaan ulang tahun pertama aplikasi Tring! by Pegadaian atau 1st Tring!versary.
Salah satu lokasi layanan tersebut berada di Kantor Pegadaian Cabang Damai, Balikpapan. Melalui ATM Emas, nasabah yang memiliki investasi emas di aplikasi Tring! dapat mencetak dan mengambil emas batangan produksi Galeri 24 dengan ukuran mulai 1 gram hingga 100 gram hanya dengan memindai kode QR.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengatakan inovasi ini bertujuan memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses investasi emas yang dimiliki, sekaligus menyederhanakan proses pengambilan emas fisik.
“Hadirnya ATM Emas Pegadaian merupakan langkah konkret kami dalam menghadirkan ekosistem investasi yang semakin inklusif, modern, dan tepercaya di Indonesia,” ujar Damar.
Selain mengedepankan kemudahan transaksi, Pegadaian menyatakan layanan investasi emas digital hingga penarikan emas fisik telah memenuhi ketentuan syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Pegadaian juga menerapkan sistem ketersediaan emas dengan rasio 1:1. Artinya, setiap gram emas yang dibeli nasabah melalui aplikasi didukung ketersediaan emas fisik dengan jumlah setara yang disimpan di fasilitas penyimpanan perusahaan. Penyimpanan tersebut disebut telah menerapkan standar mutu ISO 9001:2015.
Damar menegaskan, pengembangan layanan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kemudahan sekaligus menjaga keamanan dan transparansi kepemilikan aset nasabah.
“Terobosan ini menghadirkan kepraktisan, keamanan, dan transparansi demi mendukung visi besar untuk MengEMASkan Indonesia,” tegasnya.
Kehadiran ATM Emas di Balikpapan juga diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap layanan investasi emas berbasis digital. Dengan sistem transaksi mandiri, nasabah dapat mengambil emas fisik tanpa harus melalui proses penarikan konvensional di kantor cabang, dengan tetap mengikuti ketentuan layanan yang berlaku.
Pemimpin Wilayah IV Balikpapan PT Pegadaian, Rinaldi Lubis, mengatakan integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring! memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam berinvestasi emas.
“Melalui integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring!, kami ingin memberikan pengalaman baru bagi nasabah untuk memperoleh emas fisik secara lebih praktis,” kata Rinaldi.
Menurut dia, Pegadaian juga akan terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar semakin terbiasa menyisihkan dana untuk kebutuhan masa depan melalui instrumen investasi yang tersedia secara resmi.
“Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan, untuk menggunakan emas sebagai pilihan investasi dalam perencanaan keuangan jangka panjang,” lanjutnya.
Integrasi layanan digital melalui aplikasi Tring! dengan fasilitas penarikan emas fisik menjadi bagian dari transformasi Pegadaian dalam mengembangkan layanan keuangan berbasis teknologi. Melalui inovasi tersebut, Pegadaian berharap investasi emas semakin mudah diakses dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu alternatif untuk merencanakan keuangan jangka panjang. (tia)













