Samarinda, kaltimnow.id – Gowes Wisata Samarinda diikuti lebih dari 100 pesepeda. Mereka menjelajahi sejumlah destinasi lokal dalam rangka HUT ke-81 RI.
Lebih dari 100 pesepeda dari berbagai komunitas mengikuti Gowes Wisata Samarinda dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).
Peserta berasal dari berbagai komunitas di Kota Samarinda hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Sepaku. Selain berolahraga, peserta diajak menjelajahi sejumlah destinasi wisata lokal.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kalimantan Timur bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim.
Peserta memulai perjalanan dari Kolam Renang Ulin Arya di Jalan PM Noor, Sempaja Selatan. Rombongan kemudian melintasi kawasan Bumi Sempaja, Griya Mukti Sejahtera (GMS), Jalan Gunung Lingai, hingga Jalan Belimau.
Setelah menempuh sekitar 6 kilometer, peserta tiba di checkpoint pertama, Kata Cafe & Eatery Betapus. Panitia menyediakan buah segar dan minuman untuk membantu peserta memulihkan stamina.
Perjalanan kemudian dilanjutkan sekitar 5 kilometer menuju Rumah Ulin Arya. Jalur dari Betapus menuju simpang tiga Bayur menjadi salah satu tantangan karena memiliki sejumlah tanjakan.
Setibanya di Rumah Ulin Arya, peserta mendapat waktu sekitar 30 menit untuk beristirahat sekaligus menikmati kawasan wisata tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga. Menurutnya, gowes dapat menjadi sarana untuk mengenalkan destinasi wisata yang belum banyak diketahui masyarakat.
“Bulan depan kita akan mengeksplor wisata di Tenggarong, dan tunggu daerah lain yang ada di Kalimantan Timur kita akan eksplor dengan gowes wisata. Kalau pelaksanaan kembali ke Kota Samarinda, kita akan cari rute lain dan destinasi wisata lain sebagai checkpoint,” ungkap Faisal.
Dari Rumah Ulin Arya, rombongan melanjutkan perjalanan sekitar 6,7 kilometer menuju Naureen Mini Garden di Jalan Padat Karya, Sempaja Utara.
Medan yang cukup menantang membuat sebagian peserta kelelahan. Panitia pun menyiapkan mobil evakuasi dan empat ambulans dari PWI Kaltim Peduli, Ika Pakarti, RS Hermina, serta RSJ Atma Husada Mahakam.
Sejumlah peserta yang kehabisan tenaga kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan yang disiapkan panitia.
Setibanya di Naureen Mini Garden, peserta dapat menikmati sejumlah fasilitas wisata. Salah satunya terapi gigitan ikan di kolam refleksi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup di Depot Jamu Tjap Nyonya Kaya, Jalan PM Noor. Peserta disuguhi es sirup bunga telang setelah menyelesaikan perjalanan.
Ketua Asosiasi PPPK Kaltim, Fadil Anwar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Samarinda sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
“Gowes wisata perdana ini menjadi momentum positif untuk memperkenalkan potensi wisata Samarinda sekaligus membangun gaya hidup sehat bagi masyarakat. Kami dari Asosiasi PPPK Kaltim sangat mengapresiasi kolaborasi bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur dalam menghadirkan kegiatan yang sehat, rekreatif, dan penuh kebersamaan.”
Fadil berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak komunitas.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan dan melibatkan lebih banyak komunitas, sehingga olahraga dan pariwisata dapat berjalan beriringan untuk mendukung Kaltim yang sehat, produktif, dan semakin dikenal sebagai destinasi wisata.”
Sementara itu, Faisal menyebut agenda gowes wisata akan kembali digelar pada bulan berikutnya. Rencananya, peserta akan mengeksplorasi destinasi wisata di Tenggarong.
Dengan konsep tersebut, Gowes Wisata Samarinda tidak hanya menjadi kegiatan olahraga. Agenda ini juga membuka ruang kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan pelaku pariwisata untuk mengenalkan destinasi lokal di Kalimantan Timur. (ant)














