Samarinda, Kaltimnow.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan komitmennya memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pembenahan sistem internal pemerintahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menutup celah pelanggaran hukum sekaligus menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat menghadiri agenda pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samarinda pada Rabu (15/04/2026).
Dalam sambutannya, Andi Harun menekankan bahwa penguatan sistem pencegahan menjadi strategi utama agar potensi penyimpangan di lingkungan pemerintahan dapat ditekan sejak dini. Menurutnya, sistem yang kokoh juga akan memberikan perlindungan kepada aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas sesuai aturan.
“Yang paling saya mohonkan adalah program pencegahan korupsi di internal pemerintah kota. Jika sistemnya kuat, maka risiko pelanggaran bisa ditekan,” ujar Andi Harun.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, khususnya kejaksaan, dalam mengawal berbagai program pembangunan strategis di Kota Samarinda. Pendampingan hukum dinilai diperlukan agar pelaksanaan kebijakan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda sebelumnya, Firmansyah Subhan, menyampaikan bahwa berbagai capaian institusi, termasuk predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), merupakan hasil kolaborasi bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Semua tidak terlepas dari sinergi Forkopimda. Prestasi itu menjadi kebanggaan bersama,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda yang baru, Haedar, menyatakan siap melanjutkan penguatan penegakan hukum sekaligus upaya pencegahan korupsi di daerah. Ia juga membuka ruang evaluasi dan menerima berbagai masukan guna meningkatkan kinerja institusi ke depan.
Acara pisah sambut tersebut berlangsung hangat dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda. (adv/diskominfo samarinda)








