Samarinda, Kaltimnow.id – Marimar dipastikan tidak tutup seperti yang sempat ramai diperbincangkan. Saat ini, tempat tersebut justru tengah menjalani proses pembenahan dan rebranding secara menyeluruh.
Manajer Operasional Marimar, Rara yang baru menegaskan, perubahan ini dilakukan untuk menghadirkan konsep yang lebih segar sekaligus menghapus citra negatif yang sempat melekat.
“Mungkin banyak yang kira kalau Marimar itu tutup, tapi yang sebenarnya kami mengusahakan untuk wajah baru dari Marimar. Yang pasti akan jadi lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi sahabat UMKM,” katanya kepada awak media, Minggu (6/4/2026) sore.
Sebagai bagian dari transformasi, Marimar juga memperkenalkan maskot baru bernama Maru. Kehadiran maskot ini diharapkan menjadi identitas baru sekaligus simbol pendekatan yang lebih ramah ke masyarakat.
Tak hanya itu, manajemen juga menyiapkan konsep baru berupa “pojok oleh-oleh” yang akan menjadi ruang khusus bagi produk-produk lokal.
“Ke depan akan ada pojok oleh-oleh. Di situ kami akan jual merchandise dan oleh-oleh khas Samarinda,” tambahnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Marimar Rara untuk tidak sekadar menjadi tempat hiburan, tetapi juga ruang yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya pelaku UMKM di Samarinda.
Dengan konsep baru ini, Marimar Rara diharapkan bisa kembali menarik minat masyarakat sekaligus menjadi ruang yang lebih terbuka, positif, dan relevan dengan kebutuhan saat ini. (Ant)











