Perkuat Respons Bencana, Pemkot Samarinda Siapkan Dukungan untuk Relawan

Samarinda, Kaltimnow.id – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menerima audiensi Relawan Arizuan Kota Samarinda di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kompleks Balai Kota Samarinda, Senin (13/04/2026).

Pertemuan tersebut menjadi wujud perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terhadap peran relawan kebencanaan yang selama ini aktif membantu masyarakat dalam situasi darurat.

Dalam audiensi itu, Saefuddin didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samarinda, Hendra AH, serta Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Romiansyah. Turut hadir pula sejumlah anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).

Perwakilan Relawan Arizuan menyampaikan bahwa selama tiga tahun terakhir mereka terlibat aktif dalam penanganan berbagai peristiwa kebakaran dan bencana di Samarinda. Meski menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, para relawan tetap hadir membantu masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, relawan berharap adanya dukungan operasional dari pemerintah, terutama berupa kendaraan roda dua maupun roda empat. Mereka juga mengusulkan kemungkinan hibah kendaraan yang masih layak pakai untuk menunjang mobilitas di lapangan.

Menanggapi hal itu, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan yang dinilainya memiliki peran penting dalam mempercepat respons penanganan bencana.

“Ini adalah kerja kemanusiaan yang luar biasa. Saudara-saudara bekerja tanpa pamrih, dan itu sangat kami hargai,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan relawan merupakan kekuatan tambahan bagi pemerintah dalam merespons berbagai kejadian darurat di masyarakat.

Terkait permintaan bantuan kendaraan, Saefuddin langsung menugaskan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) serta BPBD Samarinda untuk berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) guna menelusuri kemungkinan hibah kendaraan dari aset pemerintah yang masih layak digunakan.

“Bukan berarti kita ingin memberikan yang bekas. Justru saya ingin yang baru. Namun kondisi anggaran saat ini belum memungkinkan. Yang penting kita upayakan agar relawan tetap bisa terbantu,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan relawan dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta kecepatan penanganan bencana di Kota Samarinda. (adv/diskominfo samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed