Jakarta, Kaltimedia.com – Gerindra DKI Jakarta menyampaikan permintaan maaf terkait polemik penggunaan logo partai dalam poster acara Tech-Culture Fest yang digelar BYD di Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada 23-24 Mei 2026.
Poster yang sempat diunggah akun media sosial Gerindra Jakarta itu ramai diperbincangkan publik karena mencantumkan logo partai dalam promosi acara tersebut.
“Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas kegaduhan yang terjadi di ruang publik terkait dengan unggahan (postingan) kami baru-baru ini,” tulis Gerindra Jakarta melalui akun Instagram @dpdgerindradkijakarta, Minggu (24/5/2026).
Gerindra DKI menjelaskan tujuan awal unggahan tersebut hanya untuk membantu menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan Tech-Culture Fest kepada masyarakat Jakarta.
Mereka menegaskan tidak memiliki niat untuk menandingi, meniru, maupun mengambil alih acara yang diselenggarakan BYD tersebut.
Namun demikian, Gerindra DKI mengakui telah terjadi kelalaian karena tidak mencantumkan nama resmi kegiatan secara jelas sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Kami menerima kekeliruan ini sebagai tanggung jawab penuh dari pihak kami,” tulis mereka.
Partai berlambang kepala garuda itu juga menyebut insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar lebih teliti dan profesional dalam mengelola konten media sosial ke depan.
Secara terpisah, perwakilan Gerindra DKI Jakarta, Rani Mauliani, mengatakan kesalahan tersebut terjadi karena kekhilafan tim media sosial internal partai.
“Di sini sekalian saya bisa mewakili, ya, mungkin ada kekhilafan dan ketidakpahaman maupun kelalaian dari admin tim media kami,” ujar Rani melalui pesan tertulis.
Menurutnya, unggahan itu murni dibuat untuk membantu mempromosikan acara yang dianggap menarik bagi masyarakat Jakarta.
“Yang awalnya hanya ingin berniat men-share event yang menurutnya spektakuler kepada warga Jakarta agar bisa tersampaikan secara luas,” katanya.
Rani juga meminta agar polemik tersebut tidak diperpanjang dan menegaskan Gerindra Jakarta tidak pernah mengklaim acara BYD Tech-Culture Fest sebagai kegiatan partai.
Sementara itu, BYD Indonesia turut memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi @byd_indonesia. Mereka menegaskan acara Tech-Culture Fest digelar secara independen dan tidak terafiliasi dengan organisasi maupun kepentingan politik tertentu.
“Begitu pula dengan seluruh bintang tamu yang menjadi pengisi acara BYD Tech-Culture Fest tidak terafiliasi dengan pihak mana pun!” tulis BYD Indonesia. (Ant)












